Apa itu Email Marketing dan Bagaimana Cara Menjalankan Agar Efektif

Email marketing adalah salah satu cara untuk menerapkan strategi marketing yang memanfaat surat elektronik yang biasa disebut email. Penggunaan email marketing di dalam bisnis online merupakan penargetan konsumen lewat email, dan email marketing tersebut dikirim ke calon pelanggan yang tidak pernah membeli barang atau produk serta ke para konsumen yang telah menjadi pelanggan pada bisnis tersebut.

Bisa dikatakan pengguna email marketing merupakan cara yang sangat efektif untuk menciptakan koneksi terhadap calon pelanggan serta mengarahkannya untuk menjadi pelanggan setia. Setelah Anda mengetahui pentingnya penggunaan email marketing. Dibawah ini terdapat beberapa cara untuk menjalankan email marketing agar efektif.

1.       Membuat Daftar Target Email Pelanggan

Anda dapat membuat sebuah target pelanggan lewat sosial media. Cukup banyak media sosial yang bisa Anda jadikan sebagai target keperluan email marketing, misalnya facebook, blog, twitter, instagram dan lain sebagainya. Bisa dikatakan sebagian besar orang yang menggunakan sosial media dapat dipastikan menggunakan email.

Anda bisa memperoleh alamat email target pelanggan lewat sosial media tersebut. Awalnya Anda dapat mengumpulkan data lewat iklan facebook ads dan cara lainnya. Jika Anda sudah memperoleh data audien barulah Anda membuat daftar target pelanggan

2.       Kelompokkan User

Jika Anda sudah mengetahui persona para pelanggan serta target penjualan produk Anda, saatnya untuk melakukan pengelompokan user ke sebuah daftar tertentu. Anda dapat mengelompokkannya sesuai usia, minat, lokasi atau tempat tinggal, jenis kelamain dan lain sebagainya. Para pelanggan akan menerima sebuah email khusus seputar produk terbaru, pastinya sudah disesuaikan oleh profil setiap kelompok user.

3.       Menentukan Jenis Campaign

Sebelum Anda mengirimkan email, sebaiknya tentukan dahulu jenis campaign yang akan Anda lakukan. Kampanye tersebut berkaitan oleh profil pelanggan berdasarkan daftar email yang telah dikelompokkan. Pastikan kampanye Anda memang sesuai oleh profil yang akan menjadi target sasaran.

Dan jangan lupa untuk menentukan jadwal pengiriman email tepat dan efektif bagi para pelanggan Anda. Beri tahu ke seluruh pelanggan Anda dari awal tentang email seperti apa yang dikirimkan serta seberapa sering para pelanggan akan menerima email tersebut.

4.       Membuat Kata-Kata Subjek yang Singkat

Saat mengirim email pakailah kata dengan subjek yang singkat serta menarik perhatian si penerima email tersebut untuk membaca. Saat menyusun isi subjek jangan sampai menulis terlalu panjang 70 sampai 80 karakter, sebab hal ini sering disebut zona mati.

Fakta membuktikan bahwa tidak terjadinya peningkatan yang begitu signifikan dari setiap 900 juta email yang berhasil dikirimkan namun semuanya memiliki penulisan sepanjang 70 sampai 80 karakter. Ini adalah penelitian langsung yang dilakukan oleh Adestra.

Disarankan bagi Anda untuk mengisi subjeknya lebih singkat kira-kira 50 karakter ke bawah, hal ini sudah terbukti bahwa email akan dilihat dan dibuka Bahkan, Adestra juga menemukan bahwa isi subjek dengan karakter kurang dari 10 mempunya tingkat  dibuka oleh penerima email hingga 60%. Untuk itu menghindari penulisan kata-kata yang baik adalah tidak lebih dari 50 karakter.

5.       Mengirim Email Disaat Malam Hari dan Akhir Pekan

Proporsi masuknya email di malam hari dan akhir pekan bisa dikatakan cukup rendah sebab hanya sedikit saja email yang masuk. Sangat berbeda ketika berada di jam kerja, begitu banyak email yang masuk entah dari mana saja. Dimulai jam 8 malam sampai tengah malam merupakan waktu yang sangat baik untuk Anda mengirim email.

Sama halnya ketika mengirim email di akhir pekan juga akan membukakan peluang untuk di klik atau dibuka oleh penerima. Sebab pesan-pesan yang ada di kotak masuk  lebih terlihat. Mengirim email yang baik  dan sesuai oleh kebutuhan pelanggan merupakan kewajiban Anda. Lakukan pengujian, berkali-kali lalu liat perkembangannya.

6.       Mengisi Konten Email yang Membuat Untung Pelanggan

Dengan membuat konten dan menawarkan sesuatu yang gratis tentu akan memicu para pelanggan untuk membuka emailnya. Isilah konten untuk email marketing yang bisa menguntungkan pelanggan, misalnya memberikan informasi penting, memberikan ebook, akan semakin diperhatikan jika menawarkan diskon atau promo terhadap produk yang dimiliki.

Anda dapat memasukkan hal hal demikian ke dalam email marketing Anda. Karena dengan hadirnya email yang Anda kirimkan tentu para pelanggan akan ya, untuknya bagi mereka apa? Usahakan untuk membuat email yang memenuhi kebutuhan pelanggan.

7.       Follow Up Lagi Pelanggan yang Tidak Aktif

Biasanya daftar pelanggan cukup besar dan banyak. Itu sangat bagus, namun yang menjadi masalah adalah sebagian dari mereka mungkin sudah tidak aktif. Sebuah penelitian sudah menemukan rata-rata jumlah yang tidak aktif dalam sebuah daftar yakni 63 persen, itu berarti saat seseorang menerima email, mereka cenderung mengacuhkannya. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengirim kembali  email kepada pelanggan tersebut dan ini menjadi salah satu cara yang baik untuk membuat mereka bisa sadar oleh penawaran yang Anda berikan.